Halo… halo… kemaren sabtu aku diajak anak Taiwan untuk jalan2 ke Taipei 101, gedung tertinggi di dunia saat ini (Burj al Arab di Dubai masih dalam tahap pembangunan). Gedung ini tingginya 509 meter. Namun pengunjung hanya bisa naik sampai ketinggian sekitar 390 meter saja. Untuk naik ke gedung ini, kami menggunakan lift tercepat di dunia saat ini yang berkecepatan 1010 meter per menit. Dari lantai 5 ke lantai 89 hanya ditempuh dalam waktu 37 detik. Pengaruh kecepatan dan ketinggian ini sangat terasa. Telinga ini merasakan tekanan udara yang cukup berat, sehingga kami harus menggerak-gerakkan kepala sedikit agar tubuh kami cepat beradaptasi dengan ketinggian yang berubah begitu cepat seiring kecepatan lift.
Taipei 101 memiliki wind damper system terbesar di dunia. Mengingat gedung ini sangat tinggi, hempasan angin di puncak gedung dapat membuat gedung bergoyang. Apalagi Taiwan termasuk negara dengan jumlah gempa terbanyak di dunia seperti Jepang, sehingga konstruksi yang smart sangat dibutuhkan untuk memastikan gedung ini tetap tegak berdiri. Wind damper itu sendiri berbentuk bola besar dengan diameter sekitar 5,5 meter, digantung di lantai 88. Jika gedung ini terhempas angin (Taiwan memiliki musim topan sekitar bulan Juli-September) atau terkena goncangan gempa, bola raksasa yang beratnya 730 ton akan meredam sekaligus menstabilkan gedung dari goyangan atau goncangan yang ada. Gedung ini adalah gedung tertinggi sekaligus termodern dilihat dari system arsitektur yang ada saat ini. Bentuknya menyerupai ruas-ruas bambu, tanaman khas negeri China.
Setelah puas dengan Taipei 101, perjalanan dilanjutkan ke Taipei Zoo, kebun binatang terbesar di Asia saat ini. Kebun binatang ini memiliki koleksi binatang yang sangat bagus, seperti kura-kura raksasa yang berumur ratusan tahun, koleksi Koala, Penguin, burung, reptil, beruang hitam dan coklat, Puma, Lynx (semacam kucing besar), dan juga Panda. Namun si Panda masih dalam karantina, baru sebulan didatangkan dari China. Padahal aku pengen banget lihat si Panda. Si Panda akan ditampilkan ke publik setelah tahun baru Imlek, alias setelah aku balik ke Indo. Hiks…. gagal deh lihat Panda. Berikut ini photo2 dari perjalanan kemaren. Enjoy…
